Selasa, 16 April 2013

Buah-Buahan – Si Makanan Ajaib Yang Sangat Berbahaya Bagi Tubuh Bila Kita Salah Cara Memakannya

Manfaat Buah


Apakah manusia itu herbivora (vegetarian), carnivora (pemakan daging) atau omnivora (pemakan keduanya).
Sebenarnya, semakin banyak bukti ditemukan bahwa manusia adalah fruitivore (pemakan buah)!
Manusia bisa hidup hanya dengan makan buah-buahan dan kacang-kacangan dan tidak akan kekurangan gizi.
Malah akan selalu dalam kondisi kesehatan yang prima.
Akan tetapi, buah-buahan yang dimakan dengan cara yang kita kenal selama ini (diseluruh dunia), bisa sangat berbahaya.
Kebanyakan orang (termasuk saya dan mungkin juga Anda), makan buah:
•setelah makan nasi sebagai makanan penutup
•dicampur dengan susu
•dimasak
Cara di atas TIDAK benar.
Yang benar adalah:
•Buah harus dimakan dalam keadaan perut kosong
•Buah tidak boleh dicampur dengan susu atau biji-bijian
•Buah tidak boleh dimasak
Kenapa?
Setelah dikunyah, buah masuk ke perut dan tinggal di perut selama 15 atau 20 menit (pisang selama 30 menit). Kemudian bergerak ke usus.
Di usus inilah buah dicerna dengan enzym yang dikandung oleh buah itu sendiri. Jika buah dimakan setelah makan, buah akan diam di atas makanan karena tidak bisa bergerak ke usus. Hal ini menyebabkan buah mulai membusuk.
Buah yang membusuk tidak hanya tidak berguna sama sekali tapi pasti menyebabkan penyakit seperti, meningkatnya asam lambung, gangguan pencernaan, gas, colik, sembelit dan gangguan penyakit lainnya.
Karena alasan yang sama di atas, buah tidak boleh dimakan bersamaan dengan makanan lain. Makanan lain memerlukan waktu beberapa jam untuk dicerna dalam perut.
Memasak buah menyebabkan hilangnya enzym yang berguna untuk mencerna buah. Tanpa dicerna buah menjadi beban bagi tubuh.
Semua penyakit yang disebutkan di atas bisa dihindari jika kita makan buah paling sedikit 1/2 jam sebelum makan. Bagi yang punya penyakit seperti yang disebutkan di atas yang sudah kronis, disarankan untuk tidak makan cerela, roti atau nasi di pagi hari. Makanlah buah.
Ketika ‘kelaparan’, buah merupakan pilihan terbaik. Buah memberikan energy dengan cepat dan efisien tanpa mengambil energy dari tubuh.
Makanan lain memerlukan banyak energy untuk tercerna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar